Kemarin, untuk pertama kalinya sejak tahun 2oo5, gw memberanikan diri untuk berobat kerumah sakit sendirian ( biasanya selalu ditemenin mama atau sohib) kenapa kali ini sendirian? karna Suami lagi ngantor en gak bisa nemenin
O ya biasanya gw juga gak pernah berobat karna kebetulan kan Papi mertua dan 3 saudara ipar gw Dokter semua ( yup, my hubby was born in Medical Family) so biasanya kalo ada keluhan gw tinggal telpun atau diperiksa di klinik pribadi Papi ( kalo kebetulan di Bandung) atau kaya kemarin waktu ada "benjolan aneh" di bagian paha yang gw ngerasa malu nunjukin ke Papi atau abang2, gw tinggal berobat ama Kaka Ipar yang juga Dokter en pastinyaaa, dari mereka semua gw dapet konsultasi sampai obat yang gratiss tissss..!!!
Tapi kali ini, karna rasa gatel entah karna alergi atau jamur yang gw rasain berada di bagian yang sangat sangat sensitif, gw ngerasa super duper malu dong kalo konsul ama Papi. Sedangkan kaka ipar gw yang cewe tinggalnya di Surabaya dan untuk penyakit yang satu ini kan enaknya Dokternya langsung ngechek ada apa di "dalam" sana yang bikin gw gak bisa nahan gatel
So, dengan semangat yang butuh waktu berminggu-minggu untuk dikumpulkan dan dorongan dari Suami ( sebelumnya gw udah konsumsi obat Anti Alergi andalan sampai naburin bedak Herocyn kedaerah "situ" tapi tetep ga mempan) akhirnya gw pun memberanikan diri mendatangi salah satu rumah sakit swasta di daerah Grogol, Jakbar
Nah sesuai pesan suami, gw pun meminta Dokter Spesialis Kulit perempuan karna rasanya maluuu kalo harus buka-bukaan ama dokter cowo ( dan sepertinya suami juga gak rela makanya nyuruh minta dokter cewe..:D) yang ternyata mulai praktek jam setengah 6 sore, sementara gw nyampe disana jam 4 sore!!
Tapi untungnya Nursenya baik hati, nawarin untuk ngabisin waktu ke CitraLand yang letaknya dibelakang rumah sakit ini ( o ya namanya RS Royal Taruma) so karna emang punya rencana nyari kado untuk Papi dan asisten gw -selain karna doyan shopping-gw pun dengan senang hati melangkahkan kaki ke pintu belakang rumah sakit
Ternyata Alam berkehendak lain, ujan dengan senang hati nyambut keluarnya gw dari gerbang.. so mau gak mau gw pun naik lagi, akhirnya mutusin duduk manis nungguin Dokternya sambil nonton.. selama nunggu gw dag dig dug gak karuan ketakutaaan..soalnya biasanya kan ada yang nemenin tuh, hikss
Akhirnya jam setengah 6 Dokternya dateng, en gw ada di daftar pertama.. Singkat cerita gw pun diperiksa bagian "itunya" yang artinya gw harus buka celana dan disenter bagian yang gatelnya
Akhirnya setelah diperiksa, akhirnya gw dikasi tau penyebab rasa gatel itu apaan, cara pencegahannya dan juga resep yang harus ditebus.. o ya gw juga dikasi sabun khusus yang ternyata harganya mahaaall bangett..hiksss
Gw juga kaget ngeliat tagihan rawat jalannya.. hanya untuk konsultasi gak sampai 10 menit, obat dan juga sabun "khusus" tadi gw dikenakan charge setengah Jeti lebih! untung juga gw gak perlu keluar doku karna biaya pengobatan dan obat2nya ditanggung 100% ama kantor Suami..kalo engga, mendingan gw berobat ama keluarga aja deh..gratisss...hehehe
Anyway, gw ngerasa cocok dengan pelayanan rumah sakitnya..dari bangunan sampai teknologinya ok deh .. Nurse dan Dokternya juga ramah2, dan karna kemarin hari Ulangtahunnya yang ke 3, tiap pasien dapet Mug cantik deh..hmm sepertinya RS ini akan jadi langganan gw ( selama masih ditanggung kantor suami..:D)
Tuesday, March 30, 2010
Berkunjung Ke RS
Posted by Gracey.. at Tuesday, March 30, 2010 1 comments
Labels: my life, Rumah sakit Royal Taruma
Saturday, March 20, 2010
CC's Nail Art
Setiap Senin, seperti biasa, saya akan me-review ulang tentang pengalaman akhir pekan anak-anak dan seperti biasanya juga, mereka akan selalu bersemangat menceritakan aktivitas liburannya, karna memang menghabiskan waktu seharian bersama orangtua yang lengkap merupakan hal yang hanya bisa dinikmati di hari Libur saja
Nah berhubung mereka berasal dari keluarga yang "High Class" at least diatas kategori sederhana, maka cerita tentang liburan akhir pekan mereka tentang jalan-jalan ke Mall ternama, berenang di sport club mahal sampai bepergian ke luar negeri sudah tidak asing lagi terdengar dikelas ini, sampai akhirnya salah seorang murid perempuan saya, sebut saja inisialnya CC, bercerita:
"Miss, Last weekend, I went to the Mall and got this " (sambil menunjukkan kedua jari mungilnya yang telah "didekorasi" tidak hanya dengan pewarna kuku tapi juga pernak pernik yang setahu saya dinamakan "Nail Art"
Kaget dan juga miris hati saya begitu melihat kuku mungilnya, yang seharusnya dijauhkan dari hal hal dewasa seperti itu dibiarkan untuk "dewasa sebelum waktunya". Dan ironisnya, ketika saya bertanya siapa yang mengenalkan Nail Art kepadanya, dengan spontan dia menjawab
"mommy made this and She even bought the tools so that we can make it at home"
Ok, tidak salah kalau mami nya ingin mempercantik kukunya dengan alat semahal apapun, tapi untuk anak dibawah 6 tahun, saya rasa ini belum pantas sama sekali ( wong saya saja tidak diperbolehkan untuk mewarnai kuku baik oleh suami maupun pihak sekolah)
Tidak ingin anak-anak yang lain terpengaruh, ( mengingat anak-anak perempuan lainnya jadi mengerubungi dan mengagumi hasil Nail Art nya) maka saya pun berkata
"Anyway, its really nice CC, but Nail Art is suitable for an Adult, not for children"
Tapi dengan sedikit kritis, dia menjawab :
"But Mommy said I could use it" ( yaah, saya sudah speechless deh kalo maminya sudah berkata begitu)
Teringat dengan peraturan sekolah, untuk guru dan staff jelas-jelas dinyatakan bahwa kita tidak boleh menggunakan Make-Up yang berlebihan, memiliki tato atau body painting sampai mewarnai Rambut dan Kuku kenapa?? sudah pasti selain untuk memberikan citra pendidik yang baik hal ini juga diharapkan tidak memberikan pengaruh negatif kepada anak didik kami, seperti yang terjadi saat ini, apalagi mengingat anak usia pra sekolah sangat "Getol" mencontoh guru-gurunya.
Naah, kalo hal seperti ini terjadi akibat pengaruh orang tua, ini yang bikin saya pusing. Apakah saya akan menegur atau membiarkan hal ini mempengaruhi anak didik yang lain ?? yang jelas saya berharap dihari Senin nanti tidak ada murid perempuan lain yang ikut-ikutan"mendekorasi kuku mungilnya
2 hari kemudian, CC tiba dikelas dengan wajah riang, menghampiri saya sambil menunjukkan kelima jari mungilnya sambil berkata:
"Miss, now I am having my 5 beautiful nails "
Dan saya, sekali lagi hanya bisa menarik nafas dan Speechless. Mungkin sebaiknya sekolah harus membuat peraturan yang sama untuk anak didik imut-imut ini.
Posted by Gracey.. at Saturday, March 20, 2010 0 comments
Labels: my teaching, nail art
Monday, March 15, 2010
Unforgetable Trip To Taman Safari
Last Friday, the kindergarten Department went to Taman Safari, Bogor. This time was the first time for me having the field trip as the Teacher and the most important, The Person in charge or PIC of Bus number 1 So it was uneasy for me to be the one who was responsible for the passenger of the Bus.
Every time we made a Stop ( which happened Often because the kids always wanted to pee and it couldn’t be avoided) I felt scary and nervous if I left one of them, whether the kids or the mommy.
So there I was, always begin the way (after made a stop) with counting and counting. A bad and scary thing happened where I left the Attendance list at the first stop!! Can you imagine how scary I was, tried to make the passenger list, where I wasn’t so sure how many passenger was!!! But anyway thanks God because He didn’t leave me and also the support from my teaching mates
I also had other big responsibilities (I thought I was the one who had the biggest task among the teachers) as the substitute mom for 2 of my students: Marcus and Grisseldy. So during the trip, I must watched over them, sat with them, keep them safety and also made sure that they finished their lunch and took a nap on the way home ( It really hard to make Grisseldy –the girl- Sleep even tough I let her lay on my lap)
So if you asked me how Taman Safari was, I just remember a few things (where I also was pointed as the Guide during the show!)In spite of how I had to run after the kids (trust me, when I ignored and didn’t hold one of them even for 1 seconds, one of them would be at another place) , Fed them and “force” them to take a nap. Hufff.. it really uneasy for being a Mom, even only for several hours!!!
Posted by Gracey.. at Monday, March 15, 2010 0 comments
Labels: my teaching
Friday, March 5, 2010
Hari Yang Berat
1 Minggu awal Maret ini adalah minggu yang berat bagi saya. Mungkin juga yang terberat yang pernah saya lewati!. Kenapa? Momok yang sering saya denger ditempat saya bekerja, yaitu Orang Tua murid yang dengan seenak jidatnya mendatangi dan membentak-bentak guru dengan cara yang sama sekali tidak berpendidikan akhirnya “nyangkut” ke saya.
Jadi waktu itu kejadiannya saya yang udah stand by dikelas, nungguin anak-anak murid datang dipanggil keruang Admission, karna ada satu orang tua yang mau bertemu. Firasat sudah tidak enak, karna orang tua yang dimaksud adalah orang tua yang di “Black List” oleh rekan guru-guru yang lain. Eh benar saja, salam yang baik-baik saya ucapkan dibalas dengan bentakan, hardikan, makian dan lengkap juga dengan muka garang dan sangat tidak bersahabat
Singkat cerita, saya pun memanggil kepala sekolah yang kemudian mengambil alih “ menjadi korban” cercaan yang sangat tidak sopan itu. Shock, saya pun menangis dan tidak dapat mengajar sampai beberapa jam, sehingga kelas pun terpaksa di ambil alih oleh asisten saya. Jujur saja, sudah beberapa kali saya mendengar “tabiat” yang tidak berpendidikan dari pengusaha hasil bumi tadi. Tapi saya sama sekali tidak pernah membayangkan bahwa dia akan benar-benar se” Tidak Sopan” kalau boleh kita tidak menggunakan kata “kurang ajar” seperti itu. Saya benar-benar merasa diintimadisi hanya untuk permasalahan yang sangat sepele,Benar-benar sepele! Dan salahnya dia lagi, - Sama Sekali Bukan karna Kesalahan Saya-, Melainkan ANAKNYA SENDIRI!!
Tidak terima ditindas begini, sementara saya tetap harus menjaga perkataan saya karna bagaimanapun saya adalah seorang Pendididik, saya protes kepada Kordinator Sekolah. Untungnya karna memang tindakannya ini keterlaluan sekali dan tidak dapat dibenarkan, Diputuskan untuk memanggil dan menindak orang tua ini yang waktunya belum dapat dipastikan
Kalau mau, rasanya saya ingin sekali membalas sakit hati saya dengan mendatangi dan melakukan hal yang sama dengan anaknya dan juga bapaknya itu! Toh semua guru mendukung saya karna hal ini sudah sering terjadi!!!! Tapi suami mengingatkan, apa gunanya terbawa emosi karna pihak sekolah pun sudah memutuskan untuk mengambil tindakan.
Saya hanya bisa berdoa, semoga setelah anak tersebut mengakui perbuatannya dan mengetahui kesalahannya, Si Bapak itu mau berubah dan menyadari bahwa perbuatan dan tindakannya sangatlah arogan, tidak berpendidikan dan sudah mencoreng lembaga pendidikan. Apa dia mau anaknya juga kami perlakukan seperti Dia tidak menghormati kami??
Tapi jujur saja, teori memaafkan itu sangaaaat susah diterapkan, Terlebih reaksi berlaHawanan dari rekan-rekan guru yang saya tau juga merasakan sakit hati yang sama karna hal ini juga pernah bahkan sering menimpa mereka. Tapi ya sudahlah, seperti nasihat Suami untuk memaafkan dan tidak terbawa emosi, saya akan berusaha, walaupun rasanya sangat sulit sekali terlebih ini bukan karna kesalahan saya. Tapi saya percaya, apa yang ditabur akan dituai,jadi biarkan saja dia , si Pengusaha yang tidak dapat menggunakan akal sehat dan nurani itu disadarkan akan kesalahannya dari hasil perbuatannya sendiri. Be Strong !!
Posted by Gracey.. at Friday, March 05, 2010 0 comments
Labels: my teaching